Breaking News

Berbusana Ala Eropa Di Iklim Tropis, Apakah Mungkin?


Coba kita bayangkan Paris, London, Milan, dan Madrid! Pada kota-kota tersebut, jalanan, pusat perkantoran, pusat bisnis dan sudut-sudut lokasi hiburan tampaklaksana etalase hidup. Reputasi kota-kota di Eropa ini tidak butuh dipertanyakan lagi sebagai kiblat fesyen dunia. Bukan hanya untuk perempuan, tetapi juga untuk pria. Tak mencengangkan kalau teknik berbusana masyarakat Eropa menjadi petunjuk sebagian orang di belahan dunia lain, tergolong di Indonesia, khususnya di kota-kota besar.

Sayang sekali, sadar atau tanpa sadar, banyak sekali orang meniru teknik berpakaian itu mentah-mentah tanpa menyesuaikan dengan iklim tropis Indonesia.

Di samping model, bahan pakaian pun seharusnya mendapat perhatian supaya tampakunik dan, yang tidak kalah penting, nyaman dikenakan. Material garmen guna iklim tropis juga dapat dilihat dari segi positifnya, yaitu gampang menyesuaikan dengan teknik kerja mesin cuci.

Berikut ini sejumlah tips pokok tampil ala Eropa tanpa menjadi korban mode:

1. Hindari bahan wol terlampau tebal.

Bahan ini paling populer di Eropa nyaris sepanjang tahun, kecuali sekitar musim panas. Sebagai saran, kita tetap dapat memilih potongan atau model yang sedang menjadi tren di Eropa, namun pilihlah yang berbahan lebih tipis.

Misalnya, jaket Mac berbahan katun tanpa lapisan (kain dalam) penghangat. Begitupun dengan blazer, pilihlah yang berbahan katun atau linen.

Di samping lebih enteng daripada wol, bahan-bahan ini lebih gampang dicuci, baikmemakai tangan maupun mesin cuci. Perhatikan label perawatan pakaian dan pahamiteknik kerja mesin cuci di sini atau dari sumber-sumber tepercaya lainnya.

2.Memilih warna – warna cerah

Meskipun hitam adalahwarna sah busana Eropa, mulai dari pakaian formal hingga jaket kasual, warna ini belum tentu sesuai dikenakan di Indonesia, khususnya di luar ruangan.

Dalam urusan pemilihan warna, tips guna berpakaian ala eropa pilihlah warna-warnaterang klasik seperti krim atau gading guna jaket Mac, trench coat, dan peacoat. Atau, andai Anda berani tampil lebih menonjol, pilihlah warna-warna pastel. Hitampasti saja tetap dapat dipilih guna jaket dalam ruangan berpendingin atau setelan jas.

3. Jumper & Cardigan sebagi pemanis.

Jumper adalahsebutan umum guna sweater di Inggris. Masyarakat Indonesia mengekor sebutan sweater yang umum digunakan di Amerika. Bagaimana juga Anda menyebutnya, jenis pakaian ini seringkali berupa rajutan berbentuk kaus lengan panjang guna lapisan luar.

Sebagai pemanis kemeja, pilihlah jumper atau kardigan polos berbahan katun karena,guna masyarakat Indonesia, destinasi utamanya hanyalah sebagai pemanis bukan penghangat.

Tetap kenakan kemeja yang pantas sehingga saat jumper atau kardigan dilepas, paduannya dengan celana tetap serasi. V-neck jumper lebih baik dipilih guna merangkap kemeja berdasi, asalkan kerah V-neck itu tidak jatuh terlampau rendah di dada untuk menjaga kesan formal.

4. Gunakan ukuran seperlunya.

Khusus guna trench coat, ukuran panjang lazim digunakan di Eropa sebab jugabermanfaat sebagai overcoat guna melapisi jas. Panjang tersebut seringkali sampai pertengahan antara lutut dan mata kaki. Bagi Indonesia, ukuran ini pasti saja tidak perlu.

Dalam urusan pemilihan ukuran, tips guna berpakaian ala eropa pilihlah versi yang lebih pendek, contohnya sepanjang pertengahan paha laksana pada jaket Mac. Pertimbangkan pun tinggi badan Anda sebab trench coat yang terlampau panjangmalah akan menciptakan pemakai yang tidak terlampau tinggi semakin tenggelam.

Tidak ada komentar